GAMKI Sulbar: PAW Wagub Harus Bebas Politik Uang

  • 24 Jul 2026 14:12 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ( GAMKI )Sulawesi Barat Nelwan Jonathan berharap proses Pergantian Antarwaktu PAW Wakil Gubernur Sulbar berlangsung transparan, demokratis, dan sesuai peraturan. Kekosongan jabatan pascawafatnya Jenderal Salim Mengga dinilai menjadi agenda penting pemerintahan, Jumat 24 Juli 2026.

Menurut Nelwan, GAMKI Sulbar tidak akan mengintervensi kewenangan partai politik, Gubernur Sulbar, maupun DPRD Sulbar dalam menentukan dan memilih calon Wagub melalui mekanisme PAW.

"Kami hanya berharap proses PAW ini berjalan secara transparan, demokratis, dan sesuai koridor hukum dengan mempertimbangkan sebesar-besarnya kepentingan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sulbar," ujar Nelwan.

Ia menegaskan figur terpilih nantinya diharapkan mampu bersinergi dengan Gubernur Suhardi Duka, sehingga ritme pemerintahan efektif dan fokus pada pelayanan masyarakat.

Selain itu, Nelwan meminta proses PAW tidak diwarnai politik uang. Ia menyebut beredar isu di masyarakat mengenai dugaan adanya pihak yang menyiapkan uang terkait proses tersebut.

"Kami berharap Aparat Penegak Hukum APH memantau proses PAW ini secara serius sehingga menghasilkan Wagub yang benar-benar terbaik bagi masyarakat Sulbar," katanya.

Lebih lanjut, GAMKI menilai sosok Wagub yang terpilih harus memiliki integritas, kapasitas, wawasan, dan kepedulian terhadap masyarakat. Figur tersebut juga diharapkan mencerminkan semangat dan mandat politik hasil Pilkada Sulbar 2024 yang memberikan kepercayaan kepada pasangan Suhardi Duka dan Salim Mengga.

Menurut GAMKI Sulbar, PAW Wagub merupakan momentum penting untuk memastikan kesinambungan pemerintahan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....