Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, Disketapang Sulbar Gelar Gerakan Pangan Murah
- 23 Jul 2026 09:28 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis, 23 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan.
Analis Ketahanan Pangan Disketapang Sulawesi Barat, Burda, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program prioritas yang dilaksanakan untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan harga di pasaran.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.
"Gerakan pangan murah ini juga membantu masyarakat dalam hal keterjangkauan untuk mendapatkan bahan pangan murah dan menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, beras medium pada Gerakan Pangan Murah dijual seharga Rp.128 ribu per 10 kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang mencapai sekitar Rp.145 ribu. Sementara telur dijual dengan harag Rp.42 ribu per rak, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp.45 ribu per rak.
"Untuk beras medium itu di pasaran sekitar Rp.145.000, di sini kami jual Rp.128.000 di pasar murah ini. Untuk telur di pasar kemarin itu Rp.45.000 per rak, kami jual hari ini Rp.42.000 per rak," paparnya.
Disketapang Sulawesi Barat berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
"Semoga dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini kami bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan murah, terjangkau dari segi harga dan ketersediaannya," tutup Burda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....