Bisnis Digital Bukan Soal Coding, tapi Olah Data

  • 21 Jul 2026 13:02 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Keberhasilan suatu bisnis digital tidak diukur dari seberapa rumit kemampuan koding atau seberapa canggih aplikasi yang diciptakan. Inti dari bisnis digital adalah kemampuan mengolah data secara akurat untuk mengambil keputusan dan menghasilkan solusi atas permasalahan di masyarakat.

Kepala Program Studi Bisnis Digital Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Anis Anshari menjelaskan, banyak orang salah kaprah dengan menganggap pebisnis digital yang hebat adalah mereka yang mampu membuat situs web atau aplikasi luar biasa sejak awal.

"Bisnis digital itu bukan soal hebat-hebatan koding atau bikin aplikasi. Kita berbicara tentang data untuk pengambilan keputusan. Dari data itulah lahir solusi yang relevan dan inovasi nyata," ujar Anis dalam Dialog Interaktif RRI Mamuju, jumat 17 Juli 2026.

Menurut Anis, sebelum meluncurkan produk maupun membuat platform digital berbiaya tinggi, seorang pelaku usaha wajib memahami strategi go-to-market atau cara masuk ke pasar secara tepat. Salah satu langkah awal yang disarankan adalah melakukan uji coba pasar memanfaatkan platform marketplace gratisan.

Melalui simulasi atau fake ad atau iklan palsu di marketplace, pebisnis dapat mengukur tingkat ketertarikan serta jangkauan (reach) calon konsumen terhadap produk yang ditawarkan, bahkan sebelum barang tersebut diproduksi secara massal.

"Sama halnya dengan perusahaan startup yang berani 'bakar uang' di awal demi melihat jangkauan pasar. Sebagai pebisnis individu, kita juga harus pintar melakukan uji coba pasar. Lihat dulu berapa banyak orang yang mengakses toko atau penasaran dengan produk kita," jelasnya.

Anis menambahkan, apabila data di lapangan menunjukkan jangkauan pasar yang tinggi dan potensi pertumbuhan (scaling up) sudah terbukti, barulah pebisnis dapat mempertimbangkan untuk membangun situs web sendiri.

Ia juga mengingatkan para pengusaha pemula agar tidak bekerja sendirian untuk seluruh urusan teknis, melainkan fokus pada pengelolaan strategi dan analisis data bisnis.

"Situs web sehebat apa pun dan produk sebagus apa pun tidak ada gunanya kalau tidak ada yang beli. Jadi kembalikan lagi ke data. Kalau data menunjukkan permintaan tinggi untuk produk tertentu, baru kita eksekusi dan kembangkan lebih jauh," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....