Sekda Tekankan Pemilihan Wagub Sulbar Urusan Politik, Pemprov Hanya Meneruskan

  • 20 Jul 2026 15:42 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan tidak akan ikut campur dalam proses penentuan calon Wakil Gubernur pengganti Almarhum Salim S. Mengga. Jajaran birokrasi memastikan posisinya netral karena pengisian jabatan tersebut sepenuhnya merupakan ranah partai politik dan legislatif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menyatakan, peran Pemprov Sulbar dalam hal ini sangat terbatas dan hanya bersifat administratif untuk menjembatani proses yang berjalan.

"Tidak ada keterlibatan Pemprov dalam proses penentuannya nanti, semua adalah proses politik. Pemprov hanya menyalurkan dan meneruskan usulan yang disampaikan oleh teman-teman dari partai pengusung ke DPR," ujar Junda usai upacara hari kesadaran nasional di kantor gubernur sulbar, Senin 20 Juli 2026.

Junda menjelaskan, mekanisme pengisian kekosongan jabatan ini dimulai dari partai politik pengusung yang wajib menyepakati kolektif dua nama calon. Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada gubernur untuk diteruskan ke DPRD Provinsi Sulbar yang nantinya akan membentuk panitia pemilihan.

Hingga saat ini, pihak Pemprov Sulbar menegaskan belum menerima dokumen atau nama-nama usulan resmi dari koalisi partai politik pengusung.

Lebih lanjut, Junda menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulbar tidak memiliki hak pilih dan akan tunduk pada siapa pun yang terpilih nanti melalui mekanisme konstitusi yang ada.

"Kami sebagai pemerintah daerah, utamanya saya selaku sekda dan seluruh jajaran ke bawah, tidak memilih siapa pun. Wakil gubernur adalah pimpinan kami, atasan kami, jadi siapa pun itu nanti yang terpilih melalui mekanisme politik, kami harus loyal," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....