Sulbar Miliki Sejarah Atlet Sepak Takraw, PSTI Dorong Potensi Kembali Bersinar

  • 17 Jul 2026 11:22 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Sulawesi Barat menilai daerah ini memiliki sejarah panjang sebagai penghasil atlet sepak takraw yang mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional. Potensi tersebut dinilai masih besar, meski belum banyak dikenal masyarakat luas.

Sekretaris PSTI Provinsi Sulawesi Barat, Andri, mengatakan Sulawesi Barat pernah melahirkan sejumlah atlet sepak takraw yang memperkuat Indonesia dalam berbagai kejuaraan. Menurutnya, rekam jejak tersebut menjadi modal penting untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga sepak takraw di daerah.

"Terkhusus di Provinsi Sulawesi Barat, di zamannya dulu memang di sini sudah ada beberapa legenda, atlet sepak takraw yang memperkuat Indonesia. Jadi memang potensi Sulawesi Barat ini besar terkait atlet sepak takraw," kata Andri, saat menjadi narasumber di dialog RRI Mamuju, Jumat, 17 Juli 2026.

Ia menjelaskan, meskipun kiprah atlet Sulbar belum banyak terekspos secara nasional, sejarah mencatat sejumlah putra daerah pernah tampil membela Indonesia pada kejuaraan tingkat nasional, Asia hingga internasional.

Menurut Andri, saksi hidup yang mengetahui perjalanan sejarah tersebut masih ada di sejumlah daerah di Sulawesi Barat, sehingga menjadi sumber penting untuk menelusuri kembali jejak prestasi sepak takraw daerah.

"Walaupun pada umumnya tidak begitu terekspos besar ke luar, tetapi sejarah mencatat bahwa di Sulawesi Barat ada beberapa atlet nasional yang pernah memperkuat Indonesia di kejuaraan nasional, Asia dan internasional. Terkait sejarahnya ini, saksi hidup masih ada beberapa orang," ujarnya.

Ia menyebut para saksi hidup tersebut berasal dari Kabupaten Majene, Polewali Mandar, hingga Mamuju. Namun, ia mengaku belum dapat memastikan tahun pasti para atlet tersebut memperkuat tim nasional karena peristiwanya telah berlangsung cukup lama.

"Dari Kabupaten Majene ada beberapa orang, Polman, Mamuju juga ada. Cuma untuk tahun persisnya karena sudah agak lama saya tidak tahu. Tapi sejarah mencatat hal tersebut," katanya.

Pernyataan tersebut memperkuat pandangan bahwa Sulawesi Barat memiliki tradisi kuat dalam cabang olahraga sepak takraw. Bahkan, Sulbar dipercaya menjadi tuan rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi 2026 karena dinilai memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet berprestasi dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak takraw daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....