Sekda Sulbar Minta Kapasitas dan Lahan Sekolah Rakyat Polman Ditambah

  • 15 Jul 2026 09:13 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Polman - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meminta pihak kementerian dan pelaksana proyek segera menambah fasilitas bangunan serta lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Langkah ini dinilai mendesak guna mengantisipasi membeludaknya jumlah siswa di masa mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menyatakan, dengan kapasitas 12 ruang kelas saat ini, sekolah hanya mampu menampung sekitar 360 peserta didik. Padahal, potensi total siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA diproyeksikan mencapai lebih dari 800 orang dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami sudah menyampaikan kepada pihak balai agar segera mengusulkan penambahan bangunan. Jika tidak, dikhawatirkan tahun depan sekolah tidak bisa lagi menerima peserta didik baru karena kapasitasnya sudah penuh," ujar Junda saat meninjau langsung proyek tersebut di Desa Sambaliwali, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman, Selasa 14 Juli 2026.

Selain meminta penambahan gedung ke pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, Pemprov Sulbar juga mendorong Pemerintah Kabupaten Polman untuk segera membebaskan lahan tambahan guna mendukung perluasan kawasan sekolah.

Terkait target penyelesaian proyek, Junda menjelaskan bahwa target operasional mengalami penyesuaian. Dari yang semula direncanakan pada akhir Juli, kini Kementerian Sosial memberikan kelonggaran waktu hingga 31 Agustus 2026.

Meskipun mengejar target rampung akhir bulan depan, Junda yang hadir mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengingatkan agar pelaksana proyek tidak terburu-buru hingga mengabaikan kualitas. Mengingat lokasi sekolah berada di daerah terpencil yang berjarak 15 kilometer dari jalan poros dengan medan yang menantang, faktor keamanan bangunan menjadi harga mati.

"Prinsip kami, karena anak-anak yang akan menempati, harus ada jaminan bahwa bangunan ini benar-benar layak dan aman untuk digunakan jangka panjang," tegasnya.

Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi Polman telah menampung 98 siswa di sekolah rintisan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mulai memindahkan aktivitas belajar mengajar dan mobilisasi asrama siswa secara bertahap begitu seluruh fasilitas dinyatakan lolos standar kelayakan teknis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....