Buka Konsolidasi Clearing House, Sekda Minta Penggunaan Produk Dalam Negeri

  • 08 Jul 2026 12:34 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana menegaskan pentingnya menyamakan pemahaman dan strategi seluruh OPD dalam pengadaan barang/jasa. Menurutnya, mengutamakan PDN bukan hanya soal kedaulatan ekonomi, tetapi juga strategi memperkuat rantai pasok lokal.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Konsolidasi dan Clearing House dalam rangka Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Ruang Teather Kantor Gubernur, Selasa 7 Juni 2026.

"Kegiatan ini sangat penting untuk mengkonsolidasikan dan menyamakan strategi kita dalam upaya percepatan dan peningkatan kualitas pengadaan barang/jasa pemerintah," ujar Junda Maulana.

Ia menekankan, Biro Pengadaan tidak hanya sebagai penyedia barang dan jasa. Peran ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

"Kalau rantai pasok lokal berjalan, tentu akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja sehingga angkatan kerja kita bisa terserap," katanya.

Saat ini sektor pertanian masih mendominasi 59% penyerapan tenaga kerja di Sulbar. Ia berharap sektor lain juga ikut tumbuh melalui pengadaan yang ramah produk lokal.

Untuk itu, OPD diminta memperkuat koordinasi dan memperjelas spesifikasi teknis yang memprioritaskan produk lokal.

Melalui kegiatan ini pemprov Sulbar berkomitmen mengoptimalkan pengadaan barang/jasa melalui layanan Clearing House dan konsolidasi. Tujuannya memastikan paket-paket strategis berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas dari kendala administrasi.

Layanan ini dikelola Tim Clearing House Pemprov Sulbar yang melibatkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Hukum, dan Inspektorat. Fokus utamanya adalah pencegahan kendala, optimalisasi PDN, serta pemberdayaan UMK dan koperasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....