Damkar Mamuju Gencarkan Edukasi Mitigasi Bencana sejak Usia Dini
- 24 Jun 2026 14:28 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui program edukasi dan simulasi penanganan darurat bagi pelajar. Kegiatan tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju, Randy Noertady Tasdir, mengatakan pihaknya secara rutin menerima kunjungan sekolah untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pencegahan dan penanganan bencana.
Menurut Randy, edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya kebakaran dan gempa bumi.
"Setiap tahun kami menerima kunjungan dari sekolah-sekolah, mulai dari TK, SD hingga perguruan tinggi. Dalam kegiatan itu kami memperkenalkan cara-cara pencegahan bencana sekaligus melatih peserta didik agar memahami langkah yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat," ujarnya, saat menjadi narasumber dialog di RRI Mamuju, Rabu 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya berupa teori, tetapi juga simulasi evakuasi yang dirancang sesuai dengan jenis bencana yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.
Dalam simulasi gempa bumi, misalnya, siswa diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri sebelum melakukan evakuasi ke titik aman. Sementara pada simulasi kebakaran, peserta diberikan pemahaman mengenai jalur evakuasi, cara menghindari kepanikan, hingga tindakan yang harus dilakukan saat melihat sumber api.
Randy menegaskan, tujuan utama program tersebut adalah membentuk refleks kesiapsiagaan sejak usia dini sehingga risiko korban akibat kepanikan dapat diminimalkan ketika bencana benar-benar terjadi.
"Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak tidak panik saat menghadapi bencana. Dengan memahami prosedur yang benar, mereka bisa menyelamatkan diri dan membantu proses evakuasi berjalan lebih tertib," katanya.
Pemkab Mamuju melalui Dinas Pemadam Kebakaran berharap program edukasi kebencanaan ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah guna memperkuat budaya sadar bencana di kalangan pelajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....