Gubernur SDK Dorong Percepatan Pembangunan RS Vertikal di Sulbar
- 11 Jun 2026 09:55 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia beserta jajaran Kementerian Kesehatan RI di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu 10 Juni 2026.
Audiensi itu menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperjuangkan penguatan sistem kesehatan daerah, khususnya peningkatan layanan kesehatan primer dan rujukan melalui dukungan program nasional Kementerian Kesehatan.
Salah satu agenda utama yang dibahas, yakni percepatan pembangunan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan di Sulawesi Barat,
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan bahwa kondisi geografis dan keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan dalam pemerataan akses layanan kesehatan di Sulawesi Barat. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai sangat penting untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, Sulawesi Barat membutuhkan penguatan layanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, pemenuhan dokter spesialis, penguatan rumah sakit daerah, hingga pembangunan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan sebagai pusat rujukan regional.
“Sulawesi Barat memiliki keterbatasan fiskal dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan kesehatan secara optimal. Kehadiran rumah sakit vertikal akan menjadi solusi strategis untuk memperkuat sistem rujukan sekaligus mengurangi ketergantungan pasien yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Suhardi Duka.
Terkait usulan pembangunan rumah sakit rujukan, Wakil Menteri Kesehatan menyatakan pemerintah pusat membuka peluang pembangunan Rumah Sakit Rujukan Tipe B di Sulawesi Barat dengan syarat kesiapan legalitas lahan dan dukungan administrasi dari pemerintah daerah.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas dukungan pembangunan Rumah Sakit Kelas C layanan KJSU-KIA di Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamasa melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia yang mulai dibangun tahun ini.
Kementerian Kesehatan, juga akan mengevaluasi seluruh usulan yang disampaikan, baik terkait sarana dan prasarana kesehatan, alat kesehatan, tenaga kesehatan, hingga kebutuhan ambulans.
Dalam paparannya, Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa pemerintah pusat saat ini telah mengalokasikan dukungan penguatan layanan kesehatan daerah melalui penyaluran 136 unit alat kesehatan dengan nilai mencapai Rp355 miliar. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Strengthening of Indonesia Healthcare Referral Network (SIHREN), Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI), dan Indonesia Public Health Laboratory System Strengthening (InPULS).
Program tersebut difokuskan untuk mendukung pelayanan KJSU dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....