Waspada Karhutla, KAPAK Sulbar Bagikan Lima Langkah Pencegahan
- 02 Jun 2026 03:08 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Cuaca panas dan musim kemarau, Ketua Dewan Pembina KAPAK Sulbar (Komunitas Pencinta Alam dan Lingkungan Sulawesi Barat), Elvis Muslatif, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Menurut Elvis, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar karhutla tidak sampai terjadi dan menimbulkan kerugian lingkungan maupun keselamatan masyarakat.
“Jadi waspada itu kita cegah sebelum terjadi. Pertama, jangan membakar sampah dan lahan secara sembarangan,” ujarnya saat di hubungi via telepon, Senin, 1 Juni 2026.
Ia menambahkan, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area semak-semak kering yang mudah terbakar.
“Pastikan betul-betul puntung rokok jangan dilempar ke semak-semak kering, apalagi saat kondisi cuaca panas,” katanya.
Selain itu, Elvis menekankan pentingnya respon cepat apabila menemukan titik api. Ia meminta masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait seperti BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, maupun aparat lingkungan setempat seperti RT dan RW.
“Kalau melihat titik api, cepat laporkan agar bisa segera ditangani sebelum meluas,” ucapnya.
Langkah lain yang disarankan adalah menerapkan metode membuka lahan tanpa bakar. Bagi masyarakat yang berkebun di sekitar kawasan hutan, ia mendorong penggunaan metode mencacah atau mencincang vegetasi agar dapat dimanfaatkan menjadi kompos atau pupuk alami.
“Kalau bisa pakai metode mencacah atau mencincang agar hasilnya bisa menjadi kompos dan pupuk bagi lahan yang akan dibuat, tidak dengan membakarnya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan jalur evakuasi dan sumber air darurat sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.
“Termasuk menyiapkan tempat air saat terjadi kebakaran agar bisa dipompa untuk pemadaman,” tambahnya.
Elvis mengajak seluruh masyarakat untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan mulai dari lingkup keluarga, rumah, hingga kawasan hutan dan lingkungan sekitar.
“Tetap cintai lingkungan, mulai dari keluarga, rumah, hingga hutan atau lingkungan yang ada di sekitar kita,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....