Kemenag Mamuju: Kurban Adalah Bentuk Kedekatan kepada Allah

  • 26 Mei 2026 18:33 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Ibadah kurban yang akan dilaksanakan umat Islam pada Idul Adha tidak sekadar ritual menyembelih hewan. Lebih dari itu, kurban merupakan manifestasi pendekatan diri kepada Allah SWT dengan mengorbankan sesuatu yang dicintai.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Hendri Gunawan dalam dialog moderasi beragama RRI Mamuju, Selasa 26 Mei 2026.

Hendri menjelaskan bahwa kata kurban berasal dari kata khorib yang artinya dekat.

"Kurban adalah cara kita mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menyembelih," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ibadah kurban sebenarnya sudah dilakukan sejak zaman manusia pertama. Adapun Puncak pengorbanan tertinggi terjadi pada Nabi Ibrahim yang rela menyembelih putra tercintanya, Ismail.

"Inilah bentuk ketaatan tanpa batas. Ketika seseorang bisa mengorbankan sesuatu yang paling dicintai, itulah ketaatan tertinggi," ungkapnya.

Bagi umat Islam saat ini, makna kurban berbeda. Menurut Hendri yang disembelih adalah sifat egois, sifat kikir dan sifat anti sosial dalam diri kita.

Dengan memahami makna ini, ibadah kurban diharapkan tidak hanya membagikan daging, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih ikhlas, dermawan, dan peduli sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....