Overload Panen Sawit Sebabkan Antrean Panjang dan Harga TBS Anjlok di Sulbar
- 19 Mei 2026 17:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Overload hasil panen kelapa sawit di sejumlah wilayah Sulawesi Barat menyebabkan antrean panjang truk pengangkut tandan buah segar (TBS) di pabrik pengolahan kelapa sawit. Kondisi tersebut juga berdampak pada turunnya harga TBS di pasaran.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Muhamad Faizal Thamrin, mengatakan antrean terjadi karena saat ini produksi sawit tengah memasuki masa puncak panen raya yang umumnya berlangsung pada bulan April hingga Mei.
"Terkait dengan banyaknya antrean di beberapa perusahaan kelapa sawit itu disebabkan karena memang sedang overload buah sawit karena memang lagi puncak panen rayanya. Karena puncak panen buah kelapa sawit itu memang di antara April sampai di bulan Mei," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Senin, 27 April 2026.
Ia menjelaskan, adanya keterlambatan proses pengolahan akibat antrean panjang turut berdampak pada kualitas rendemen sawit sehingga juga berdampak pada penurunan harga jual TBS sawit.
"Jadi sebagian besar itu memang kenapa ada harga juga jatuh disebabkan karena rendemen itu kan 1x24 jam ketika sawit sudah diambil dari pohonnya itu harus diproses. Yang terjadi adalah kadang-kadang ada mobil sudah berhari-hari antre, tentu itu sangat mempengaruhi harga terhadap kualitas rendemen," jelasnya.
Menanggapi fenomena tersebut, Dinas Perkebunan Sulawesi Barat terus meningkatkan koordinasi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten guna mengantisipasi antrean panjang selama masa puncak panen raya berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....