Awan Orografis Sebabkan Intensitas Hujan Meningkat di Sejumlah Wilayah Sulbar

  • 19 Mei 2026 13:28 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tampa Padang Mamuju menyebut fenomena awan orografis menjadi salah satu penyebab meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Sulawesi Barat.

Forecaster BMKG Tampa Padang Mamuju, Perdinand Hutabarat, mengatakan kondisi cuaca saat ini masih berada pada masa peralihan sehingga perubahan musim penghujan menuju musim kemarau tidak langsung mengurangi intensitas hujan.

"Saat ini sedang masa peralihan berarti belum tentu dia langsung berubah secara drastis, pasti butuh proses. Mungkin di beberapa kondisi di wilayah di Indonesia itu sudah kemarau ya. Namun ada beberapa wilayah yang masih ada intensitas hujannya yang lebih sering ya," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurut pantauan yang dilakukan wilayah pegunungan seperti Kabupaten Mamasa, Polewali Mandar, dan sebagian wilayah Majene masih berpotensi mengalami hujan akibat adanya pengaruh awan orografis.

"Misalnya di Mamasa ataupun di Polewali atau di sekitar Majene di bagian selatan Sulawesi Barat itu lebih cenderung lebih banyak frekuensi hujannya dikarenakan daerah tersebut pegunungan, karena ada namanya fenomena awan orografis yang bisa jadi meningkatkan curah hujan di wilayah-wilayah tersebut," jelasnya.

Ia menjelaskan, awan orografis terbentuk akibat massa uap air yang terdorong naik ke wilayah pegunungan sehingga mengalami pendinginan dan membentuk awan hujan.

"Awan orografis itu semisal ada massa uap udara yang dipaksa naik di lereng pegunungan lalu terjadi pendinginan yang menghasilkan awan hujan," lanjutnya.

BMKG Tampa Padang juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan, khususnya di wilayah pegunungan di Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....