Perempuan Passau Uwai Berenang di Sungai Penuh Sampah Demi Air Bersih

  • 13 Mei 2026 23:04 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Passau’ uwai, sebutan bagi perempuan pencari dan pengangkut air bersih dengan berenang di Sungai Mandar, kini harus menghadapi sungai yang kian tercemar sampah rumah tangga.

Sungai Mandar di Tinambung, Polewali Mandar, kian tercemar sampah rumah tangga yang dibuang langsung dari atas jembatan oleh warga.

Pembuat film dokumenter Butterfly on a River, Ulfa Evitasari, mengungkapkan sungai ini menjadi jalur utama perempuan passau’ uwai berenang setiap hari menjemput air bersih untuk kebutuhan minum masyarakat sekitar.

“Masyarakat di sana betul-betul membuang sampahnya dari atas jembatan di Sungai Mandar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kualitas air sungai yang tercemar membuat para passau uwai, termasuk subjek filmnya bernama Sa’diang, rentan sakit karena terus menerus berendam dalam air kotor.

“Subjek saya itu memang sempat sakit juga karena hampir setiap hari berendam di sungai yang kualitas airnya sudah tercemar,” kata Ulfa dalam dialog di RRI Mamuju.

Meski begitu, warga Tinambung masih mengandalkan air yang diambil passau’ uwai dari titik-titik tertentu sungai, karena faktor kebiasaan turun-temurun dan rasa yang dianggap lebih cocok.

Ulfa menilai kondisi ini berbahaya bagi kesehatan perempuan passau’ uwai dan warga, sehingga pengelolaan sampah dan kualitas air Sungai Mandar mendesak diperhatikan pemerintah daerah.

Ia berharap ada perencanaan kebijakan yang jelas, mulai dari penyediaan fasilitas pembuangan sampah hingga pengawasan, agar passau uwai tidak lagi harus berenang di sungai yang tercemar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....