Perkimtanhub Sulbar Dorong Pengembangan Kawasan Strategis Terpadu Matabe
- 11 Mei 2026 17:10 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat mendorong pengembangan industri di Kawasan Strategis Terpadu Matabe (Mamuju, Tampa Padang, dan Belang-Belang) guna mendukung ekspor berbagai potensi komoditas lokal melalui Pelabuhan Kelas III Belang-Belang, Kabupaten Mamuju.
Kepala Dinas Perkimtanhub Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Sallatin, mengatakan Pelabuhan Belang-Belang yang masuk dalam kawasan Matabe dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Sulawesi Barat.
"Pelabuhan Belang-Belang ini kan dia masuk dalam kawasan Matabe (Mamuju, Tampa Padang, dan Belang-Belang), tentunya pemerintah daerah ingin mendorong untuk pengembangan kawasan industri," ujarnya dalam dialog interaktif di RRI Mamuju, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, dari sisi hirarki, Pelabuhan Belang-Belang masih berstatus sebagai pelabuhan pengumpul dan belum bersifat komersial. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk dapat mengembangkan kawasan ekonomi khusus di kawasan tersebut.
"Pelabuhan Belang-Belang ini dari segi hirarki dia kan pelabuhan pengumpul dan ini kan belum komersial, jadi masih dikelola oleh KUPP, sehingga memberikan ruang kepada pemerintah daerah untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus," jelasnya.
Menurutnya, Pelabuhan Belang-Belang memiliki potensi besar untuk mendukung aktivitas ekspor karena didukung keberadaan tiga dermaga yang dapat menunjang distribusi komoditas daerah.
"Pelabuhan Belang-Belang sangat berpotensi, apalagi didukung dengan tiga dermaga, otomatis semua potensi-potensi yang kita miliki, bukan dari pertanian saja, semuanya kan ada di Belang-Belang yang siap diekspor langsung," tambahnya.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendukung penuh pengembangan kawasan industri di sekitar Pelabuhan Belang-Belang sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....