Inflasi Beras 0,03% akibat Kemasan, Bukan Harga Gabah
- 05 Mei 2026 10:50 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat merilis data komoditas pendorong inflasi month-to-month April 2026. Adapun beras terjadi inflasi sebesar 0,03 persen.
Komoditas tomat menyumbang inflasi 0,18 persen sedangkan angkutan udara menyumbang inflasi 0,07 persen. Disusul bawang merah 0,06 persen, telepon seluler 0,05 persen.
Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, dalam konferensi pers pada Senin 4 Mei 2026, Menjelaskan bahwa, inflasi beras yang terjadi di Sulbar bukan disebabkan oleh kenaikan harga gabah melainkan kenaikan biaya kemasan.
“Penyebab inflasi beras lebih pada adanya kenaikan biaya kemasan,” ujar Suri Handayani.
Kenaikan biaya kemasan ini menjadi faktor utama meskipun harga dasar gabah tidak mengalami peningkatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan inflasi pada komoditas beras bersifat teknis.
Suri Handayani menambahkan bahwa harga beras sangat dijaga oleh pemerintah.
Sementara itu, komoditas penahan inflasi didominasi tiga jenis ikan akibat perbaikan iklim. Nelayan mendapatkan tangkapan melimpah sehingga pasokan meningkat dan harga cenderung turun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....