Kerawanan Pangan Sulbar Sejumlah Kecamatan Masih Masuk Zona Rentan
- 01 Mei 2026 10:30 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat terus memperbarui data wilayah rentan rawan pangan sebagai langkah antisipasi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di enam kabupaten.
Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Bidasari, mengatakan pemetaan kerawanan pangan dilakukan secara rutin setiap tahun dengan mengacu pada sejumlah indikator yang telah ditetapkan.
“Kami tetap mendata untuk daerah rentan rawan pangan itu. Kami punya peta kerawanan pangan yang tiap tahun kita buat berdasarkan data-data dan ada poin-poin yang kita tentukan di mana daerah-daerah rawan pangan di setiap wilayah di Sulawesi Barat itu ada masuk daerah rawan pangan di tiap kabupaten,” kata Bidasari, Jumat, 1 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemetaan kerawanan pangan saat ini masih dilakukan pada level kecamatan. Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memantau kondisi wilayah secara lebih terukur untuk menentukan langkah intervensi yang tepat.
Menurutnya, sejumlah kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar, Pasangkayu, dan Mamuju masih tercatat dalam kategori rentan rawan pangan berdasarkan hasil pemetaan terbaru.
“Dia perkecamatan, masih saat ini perkecamatan. Untuk aplikasinya itu masih perkecamatan. Ada daerah Polman, kemudian di daerah Pasangkayu dan Mamuju,” ujarnya.
Bidasari menambahkan, data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program penanganan kerawanan pangan, termasuk penyaluran bantuan serta penguatan akses pangan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan upaya penanganan kerawanan pangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....