Gubernur Sulbar Sebut Kakao Punya Prospek Besar ke Depan
- 23 Apr 2026 18:57 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyinggung program pengembangan komoditas kakao di Sulawesi Barat yang dinilai memiliki prospek besar dalam beberapa tahun ke depan.
Hal tersebut disampaikan dalam wawancaranya usai membuka seminar dan rapat kerja Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (DPD IKAL) Sulawesi Barat di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 23 Apri 2026.
Menurutnya, pemerintah pusat sempat menyiapkan program peremajaan kakao dengan target sekitar 40 juta bibit atau setara dengan puluhan ribu hektare lahan. Namun dalam pelaksanaannya, khusus untuk Kabupaten Mamuju, usulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang diajukan tidak sepenuhnya memenuhi target.
“Untuk tahap terakhir di Mamuju, dialokasikan sekitar 23 juta bibit, tapi yang bisa diusulkan hanya sekitar 18 juta. Artinya ada sekitar 5 juta yang tidak terserap,” jelasnya.
Ia menegaskan, hal itu bukan karena kekurangan lahan, melainkan terbentur aturan. Lahan yang masih masuk kawasan hutan tidak bisa dimasukkan dalam CPCL.
“Jadi bukan tidak ada lahannya, tapi karena aturan kita tidak bisa memasukkan kawasan hutan. Itu yang menjadi kendala,” katanya.
Meski demikian, Suhardi Duka optimistis pengembangan kakao di Sulawesi Barat akan menunjukkan hasil positif dalam beberapa tahun ke depan.
“Dari sisi itu saja, kita bisa melihat bahwa lima tahun ke depan kakao di Sulawesi Barat akan semakin baik,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....