Pasokan Listrik Terbatas, Warga Karampuang Keluhkan Minim Penerangan

  • 20 Apr 2026 13:34 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Warga Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, mengeluhkan terbatasnya pasokan listrik yang berdampak pada minimnya penerangan, terutama saat musim hujan.

Salah seorang warga, Miko, saat ditemui RRI Mamuju, Sabtu, 18 April 2026, mengeluhkan kondisi pasokan listrik di Pulau Karampuang yang saat ini tidak lagi stabil seperti sebelumnya. Ia mengatakan, warga bahkan bisa tidak mendapatkan pasokan listrik dari PLTS hingga tiga hari dalam kondisi cuaca yang kerap terjadi hujan.

"Penerangannya begini, terbatas juga. Awalnya bagus PLTS, pokoknya tidak ada matinya. Namun seiring bertambah penduduk, kalau musim hujan, biasa-biasa sampai tidak nyala, terkadang itu sampai 3 hari tidak nyala," ujarnya.

Selain itu, warga juga mengeluhkan rencana pendistribusian listrik oleh PLN yang belum kunjung terealisasi, meski telah beberapa kali dilakukan survei. Warga mempertanyakan permasalahan tersebut, mengingat lokasi Pulau Karampuang hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Mamuju.

"Itu rencananya kemarin sudah berapa kali ditinjau-ditinjau oleh PLN. Tapi, begitu saja ceritanya nanti-nanti," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Tim Leader Perencanaan Listrik Desa (Lisdes) PLN UP2K Sulbar, Mansyur, mengatakan rencana pendistribusian listrik ke Pulau Karampuang sebenarnya telah masuk dalam roadmap PLN periode 2026 hingga 2029. Namun, realisasi program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di mana Pulau Karampuang masuk dalam wilayah usaha (Wilus), sehingga PLN tidak dapat secara langsung melakukan pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut.

"Kalau kami dari PLN UP2K Sulbar sendiri, itu sudah kami masukkan dalam roadmap kami dari tahun 2026 sampai 2029. Namun, ini kami masih terkendala adanya wilayah usaha di sana. Oleh karena itu, dari adanya wilayah usaha tersebut, kita sudah tidak bisa masuk istilahnya karena terkendala itu," jelasnya.

Meakipun demikian, PLN berkomitmen program elektrifikasi di Pulau Karampuang tetap menjadi bagian dari target PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Sulawesi Barat.

"Sebenarnya kalau dari sisi PLN sendiri, juga mau mendistribusikan di Pulau Karampuang itu juga termasuk dari target rasio elektrifikasi di wilayah Sulbar sendiri. Karena target di PLN kan untuk melistriki seluruh desa yang belum berlistrik sampai 100 persen," pungkasnya.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera merealisasikan penyediaan listrik yang lebih stabil agar aktivitas sehari-hari masyarakat tidak lagi terganggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....