Antisipasi Karhutla, Damkar Sulbar Siapkan Personel dan Peralatan

  • 16 Apr 2026 12:40 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau mendatang, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan personel serta sarana prasarana pendukung.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Sulawesi Barat, Andi Juandi, saat ditemui RRI Mamuju, Kamis, 16 April 2026, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi karhutla, diantaramya memastikan kesiapsiagaan personel selama 24 jam serta menyiapkan sarana dan prasarana pendukung penanganan karhutla.

"Terkait dengan potensi karhutla, kita juga sudah mengantisipasi kesiapan-kesiapan yang kemungkinan akan terjadi ke depannya. Seperti kami sudah memastikan, personel kami akan standby 24 jam. Kemudian sarana dan prasarana yang perlu kita siapkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh wilayah di Sulawesi Barat memiliki potensi terjadinya karhutla, mengingat masih luasnya kawasan hutan. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, pihaknya mengantisipasi potensi karhutla di wilayah Polewali Mandar.

"Kalau kita lihat potensi-potensi kebakaran hutan dan lahan itu, saya kira semua daerah di Provinsi Sulawesi Barat itu berpotensi, karena masih banyak hutannya. Tapi kalau melihat dari pengalaman kemarin, yang banyak terjadi kemarin itu di Polewali Mandar," jelasnya.

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Sulawesi Barat juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan jika menemukan potensi terjadinya karhutla.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulbar untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apapun. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, segera melaporkan kepada pihak yang berwenang," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....