Nelayan Sulbar Masih Terkendala Teknologi Penangkapan Ikan

  • 06 Apr 2026 15:07 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Para nelayan di Sulawesi Barat masih menghadapi tantangan dalam penggunaan teknologi penangkapan ikan. Kelengkapan teknologi tersebut, dinilai penting untuk meningkatkan hasil tangkapan saat melaut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, Safaruddin Sanusi, dalam wawancaranya dengan RRI Mamuju, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi oleh para nelayan adalah belum dilengkapinya kapal dengan teknologi Vessel Monitoring System (VMS) yang dapat memantau pergerakan kapal nelayan.

"Salah satu kendala kita yang ada di sini adalah belum adanya VMS yang bisa mendeteksi pergerakan kapal," ujarnya.

Selain itu, para nelayan juga belum didukung dengan alat pendeteksi ikan atau fish finder yang dapat membantu mengetahui lokasi keberadaan ikan. Safaruddin menilai, jika kapal telah dilengkapi peralatan tersebut, maka produktivitas nelayan berpotensi meningkat.

"Kedua, fish finder itu bisa mendeteksi posisi ikan. Nah ini kalau dua alat ini ada, berarti posisi ikan kita kenal, kemudian posisi kapal kita juga tahu, jadi kapalnya tidak ke mana-mana, ikannya juga bisa ditangkap," tambahnya.

Safaruddin menegaskan, pengadaan teknologi tersebut menjadi bagian dari program yang direncanakan pada tahun 2027 guna mendukung peningkatan produktivitas nelayan.

"Itu program-program yang akan kita rencanakan 2027 dan itu harus kita adakan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....