Kelangkaan BBM di Polman, Diduga Ada Pelaku Penimbunan

  • 03 Apr 2026 17:55 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Polewali Mandar - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, memunculkan dugaan kuat praktik penimbunan oleh pengecer sejak awal April 2026.

Warga Wonomulyo, Bimo, yang dihubungi melalui telepon oleh reporter RRI Mamuju, Jumat 3 April 2026, menuturkan penjual BBM eceran di wilayahnya tiba-tiba menghilang secara serentak.

"Tiba-tiba tanggal satu April kemarin tuh para penjual eceran di Polman tuh mendadak hilang, lenyap," kata Bimo menggambarkan kejadian tak biasa tersebut.

Ia menjelaskan, masih ada satu dua pengecer yang memiliki stok, namun sebagian besar lapak eceran yang biasanya berjejer di pinggir jalan kini tampak kosong.

"Ini indikasi kuat adanya praktik penimbunan, pasokan BBM tuh sengaja ditahan agar nantinya mereka dapat menaikkan harga sesuka hati," ujar Bimo.

Menurutnya, warga pernah menemukan harga BBM eceran sudah tidak masuk akal, bahkan tembus sekitar tiga puluh lima ribu rupiah per botol di beberapa titik penjualan.

Bimo menilai pengelola SPBU dan pengecer yang mengeksploitasi keadaan sudah tidak lagi menghormati standar harga eceran, sekaligus memperberat beban ekonomi masyarakat kecil di Polewali Mandar.

Ia mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera turun tangan, membongkar dugaan penimbunan BBM subsidi, serta menindak tegas pelaku yang sengaja merusak sistem distribusi resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....