Warga Sulbar Diimbau Tak Panic Buying saat Harga Naik

  • 01 Apr 2026 16:29 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju— Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying setiap kali terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasar.

Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menjelaskan kepanikan berbelanja justru dapat memperburuk situasi, karena mendorong lonjakan permintaan secara tiba-tiba di tingkat konsumen.

“Kalau masyarakat panik lalu membeli dalam jumlah besar, itu bisa membuat harga di pasar menjadi jauh lebih mahal,” ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi bersama instansi teknis terkait terus memantau pergerakan harga dan stok harian, serta menyiapkan langkah intervensi seperti operasi pasar atau pasar murah bila kenaikan dinilai cukup signifikan.

“Selama ini ketersediaan pangan di Sulawesi Barat relatif terjaga, dan jika ada komoditas yang naik terlalu tinggi, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis untuk menekan harga,” tambah Masriadi.

Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat adalah informasi harga yang jelas dan kebijakan yang tepat sasaran, bukan kepanikan yang berujung pada penimbunan dan merugikan konsumen lain.

Masriadi mengajak warga di seluruh kabupaten di Sulbar untuk tetap tenang, berbelanja sesuai kebutuhan, dan mengikuti informasi resmi pemerintah, agar stabilitas harga dan pasokan bahan pokok dapat terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....