Harga Telur Sulbar Tak Kunjung Turun meski Lebaran usai

  • 01 Apr 2026 16:14 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju — Harga telur ayam di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat belum juga turun pascalebaran, sementara sejumlah bahan pokok lain mulai kembali normal.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menyebut tren kenaikan harga telur sudah terjadi bahkan sejak sebelum Ramadan.

“Untuk telur ini hampir semua kabupaten di Sulbar mengalami kenaikan sejak sebelum Lebaran, dan belum turun sampai sekarang,” ujar Masriadi di Mamuju, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan diduga kuat menjadi salah satu pemicu, terutama karena adanya program bantuan pangan dan makan bergizi yang menyerap pasokan telur dalam jumlah besar.

“Permintaan yang tinggi dari program tersebut membuat harga telur terdorong naik, dan kondisinya masih bertahan sampai pascalebaran,” tambahnya.

Berbeda dengan telur, komoditas lain seperti minyak goreng, beras, bawang putih, serta sayuran dilaporkan mengalami penurunan harga di sejumlah pasar tradisional di Sulbar.

Masriadi menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan harga dan stok melalui sistem pendataan harian, serta siap berkoordinasi dengan instansi terkait bila dibutuhkan intervensi seperti operasi pasar atau pasar murah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....