Anjing Gigit Anak di Wonomulyo, Dokter: Belum Tentu Rabies
- 24 Mar 2026 08:14 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Direktur RSUD Pratama Wonomulyo, dr. Arfah Rahman, menyatakan status rabies anjing yang menggigit seorang anak di Desa Banua Baru, Polewali Mandar, hingga kini belum dapat dipastikan.
Kasus ini terjadi di area persawahan Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, saat anak-anak bermain dan diduga mengganggu anjing tersebut hingga memicu serangan.
"Kami juga belum mengetahui pasti apakah memang anjing tersebut memang anjing gila atau memang anjing yang karena diganggu makanya dia menggigit," ujar dr. Arfah, Minggu (22/3/2026).
Pernyataan itu disampaikan dr. Arfah usai menghadiri Open House Gubernur Sulawesi Barat di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu, 22 Maret 2026.
"Kalau anjing gila itu biasanya akan meninggal pasiennya karena rabies-nya, tapi ini alhamdulillah tidak, berarti memang bukan kayaknya anjing gila," tambah dr. Arfah.
Kondisi korban dilaporkan selamat, dan keselamatan bocah itu menjadi indikasi awal bahwa anjing tersebut kemungkinan besar bukan hewan yang terinfeksi rabies.
Meski demikian, konfirmasi ilmiah resmi dari laboratorium atau dinas kesehatan belum dikeluarkan sehingga masyarakat diimbau tetap waspada.
dr. Arfah meminta orang tua tidak membiarkan anak bermain jauh ke tengah sawah untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....