Dishub Sulbar Upayakan Rute Penerbangan Jakarta-Mamuju

  • 02 Mar 2026 10:40 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat terus mengupayakan penambahan rute penerbangan, termasuk mewujudkan rute langsung Jakarta-Mamuju atau sebaliknya. Upaya ini dilakukan setelah frekuensi penerbangan berkurang pasca berakhirnya masa subsidi untuk rute Makassar-Mamuju.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Maddareski Salatin, mengungkapkan bahwa saat ini penerbangan rute Makassar-Mamuju hanya tersisa dua kali seminggu, yaitu hari Jumat dan Minggu. Padahal sebelumnya, dengan adanya subsidi, frekuensi penerbangan mencapai tiga kali seminggu.

"Dulu kita punya tiga kali seminggu, hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Sekarang tinggal dua kali, Rabu sudah tidak ada lagi karena subsidi dari pemerintah provinsi telah habis," ujar Maddareski kepada RRI, Senin 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan berbagai maskapai untuk meningkatkan konektivitas udara di Sulbar. Harapan besar pemerintah daerah adalah terwujudnya rute langsung Jakarta-Mamuju.

"Harapan kami sebenarnya direct Jakarta-Mamuju. Tapi kalau tidak memungkinkan, kami usulkan agar ada pesawat yang sama dari Jakarta ke Makassar lalu dilanjutkan ke Mamuju tanpa berganti pesawat, begitu pula sebaliknya. Sehingga penumpang tidak perlu menunggu lama di Makassar," jelasnya.

Menurutnya saat ini penumpang dari Mamuju ke Jakarta harus menunggu hingga empat jam di Makassar sebelum dapat melanjutkan penerbangan.Maddareski mengungkapkan bahwa berbagai pertemuan telah dilakukan, termasuk dengan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Utama Batik Air, serta Area Manager Garuda Indonesia di Makassar.

"Mereka menyatakan akan membantu mengkomunikasikan dengan beberapa maskapai seperti Citilink dan lainnya. Tapi semua masih menunggu perhitungan dari maskapai karena ini menyangkut aspek komersial," imbuhnya.

Tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menyiapkan anggaran subsidi penerbangan. Ia menegaskan bahwa peningkatan konektivitas udara sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....