SLBN Mapilli Tetapkan Pembelajaran Berdiferensiasi

  • 16 Feb 2026 00:42 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Penerapan pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan di SLBN Mapilli dalam mendukung proses belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sesuai karakter dan kemampuannya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Guru Tata Busana SLBN Mapilli, Nailah Muslim, dalam dialog interaktif Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Mamuju, Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, setiap anak memiliki kebutuhan belajar yang berbeda sehingga metode pengajaran tidak bisa digeneralisir. Guru dituntut memahami karakteristik peserta didik agar proses pembelajaran berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Saya berikan pembelajaran berdiferensiasi. Diferensiasi itu menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing sesuai kemampuannya. Contohnya seperti siswa Tunarunggu, Dia itu rata-rata kemampuan motoriknya sudah bagus dan telaten," jelasnya.

"Kemudian kalau tuna grahita itu beda lagi, mereka itu cirinya agak lambat, kemudian dia kalau diberikan instruksi yang cepat itu kurang bisa. Jadi dia harus instruksinya repetisi, pengulangan terus," tambahnya.

Ia menambahkan, pentingnya pendataan terhadap kebutuhan dan karakter siswa di awal pembelajaran. Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar setiap peserta didik mendapatkan metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiknya.

"Itu juga kurikulumnya ya, itu harus sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, makanya kita harus asesmen dulu kemudian kita rancang materi pembelajaran apa yang sesuai dari hasil asesmen kita terhadap murid," jelasnya.

Melalui pembelajaran berdiferensiasi, diharapkan potensi masing-masing siswa dapat berkembang secara optimal sesuai kemampuan yang dimiliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....