Densus 88 dan RRI Perkuat Sinergi Tangkal IRET

  • 12 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Densus 88 Anti Teror Wilayah Sulawesi Barat melakukan silaturahmi dengan RRI Mamuju guna memperkuat sinergi dalam menangkal intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET), silaturahmi ini berlansung di Kantor RRI Mamuju, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kasatgaswil Densus 88 Sulawesi Barat, Sufyan Ansyari, dalam wawancaranya seusai silaturahmi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat kolaborasi, khususnya dalam upaya pencegahan paparan paham IRET di kalangan pelajar.

"Kunjungan hari ini ke RRI ingin mempererat silaturahmi dan kolaborasi lagi dimana saat ini semakin marak anak-anak di bawah umur dan pelajar yang terpapar paham IRET, intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di kalangan pelajar," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat, terutama pelajar, agar memahami bahaya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET). Menurutnya, embrio paham IRET sudah ditemukan di Sulawesi Barat.

"Kami selalu masif melakukan sosialisasi edukasi kepada masyarakat khususnya pelajar untuk bisa memahami akan bahaya IRET dan jangan sampai ini makin berkembang karena di wilayah Sulawesi Barat sudah ada embrionya bahkan sudah ada anak yang terpapar," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Mamuju, Rina Infantini, menyambut baik silaturahmi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara RRI dan Densus 88 menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya paham IRET, khususnya bagi generasi muda.

"Silaturahmi hari ini dengan Densus 88 wilayah Sulawesi Barat merupakan satu langkah strategis bagi RRI dan Densus 88 untuk bersama-sama mewaspadai adanya intoleransi, radikalisme, dan terorisme agar kita bisa memberikan edukasi di semua jenjang usia, utamanya terkait dengan anak-anak kita usia remaja," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....