Dialog Interaktif, di RRI Mamuju Ciptakan Akses Pendidikan Penyandang Disabilitas
- 11 Jan 2025 14:33 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju menggelar Dialog Interaktif di Studio RRI Mamuju Jl. RE. Martadinata, Simboro, Sabtu (11/1/2025).
Dalam Dialog Interaktif itu, mengangkat tema "Tantangan dan Solusi untuk Menciptakan Akses Pendidikan yang Intelektual Bagi Penyandang Disabikitas" yang di pandu langsung Megapika sebagai Host dan Narasumber Muhmmad Husni, merupakan Guru Spessialis Jetunanetraan pada UPTS SLB Negeri Pembina Sulbar
Narasumber Muhmmad Husni, mengatakan bahwa tantangan menjadi seorang Guru Disabilitas sangat tertantang, pasalnya, yang dihadapi bukanlah Siswa (i) pada umunya yang di temui di Sekolah-sekolah Negeri maupun Swasta.
"Tantangan menjadi guru Disabilitas tidak seperti pada pelajar umumnya melainkan di ajarkan berbeda," kata Husni.
Dirinya menuturkan, bahwa dalam pempelajaran tersebut mempunya beberapa metode yang harus di terapkan pada siswa (i) yakni, memberikan metode khusus yang harus dilakukan jika anak tidak memahami instruksi verbal dengan tidak bisa meniru perilaku.
"Jadi punya metode terkhusus kepada siswa untuk pembelajaran sehingga dapat memahami melalui metode ini mendengarkan agar bisa di tiru," ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan, pembelajaran yang di terapkan kepada siswa (i) itu tidak jauh berbeda pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah melainkan persis yang di dapatkan hanya sja cara mendaptkannya berbeda.
"Samaji pelajaran yang di dapatkan dengan sekolah lain tidak adaji bedanya. Hanya saja cara mendapatkan berbeda, punya metode khusus," bebernya.
Sementara itu, Husni, juga menekankan bahwa tidak ada alasan bagi orng tua yang tidak menyekolahkan anaknya bagi penyandang Disabilitas, pasalnya Sekolah Luar Biasa (SLB) Mamuju telah siap menerima dan menampung siswa (i) untuk memberikan materi pelajaran yang ada di sekolah-sekolah seperti biasanya.
"Bagi orang tua untuk tidak ada alsan lagi memasukkan anaknya ke Pedidikan SLB, Metode yang didapatkan akan disesuikan dengan beragam kebutuhan anak dan akan diberikana persiapan matang seperti pelatihan mandiri agar dapat bersaing di Dunia Kerja," kunci Muhammad Husni, Guru Disabilitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....