Kejati Sulbar Gelar Pangan Murah Ramadan
- 05 Mar 2026 14:17 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang dipusatkan di lantai dasar Gedung Kejati Sulbar ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, pada Kamis (5/3/2026).
Berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, telur, bawang merah, bawang putih, hingga makanan ringan tersedia dengan harga khusus. Kejati Sulbar memberikan diskon sebesar 20% di bawah harga pasar untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka menekankan dua poin penting sebagai prasyarat kemajuan suatu daerah. Pertama, mengenai kasih sayang pemimpin terhadap rakyatnya, terutama keberpihakan kepada golongan yang lemah.
"Kalau pemimpinnya sayang, kejaksaan berpihak kepada yang lemah dan yang kecil, itu menjadi satu tanda daerah itu akan maju," ujar Suhardi Duka.
Poin kedua yang ditekankan adalah penerapan hukum yang bijak dan adil. Menurutnya, implementasi hukum yang menciptakan rasa adil adalah sumber rahmat Allah yang akan membawa kemajuan bagi negara. Terkait kegiatan ini, Gubernur mengapresiasi langkah Kajati Sulbar sebagai bentuk nyata kepedulian di tengah tren kenaikan harga pangan menjelang Ramadan.
"Hukum ekonomi pasar menyatakan saat permintaan tinggi, harga akan naik. Apalagi di akhir Ramadan, semua ingin makan ini-itu. Maka, pasar murah ini adalah kontribusi besar untuk membantu warga di sekitar kantor Kejati dan Kelurahan Simboro," tambahnya.
Gubernur juga mengimbau warga agar bijak dalam berbelanja. "Jangan diborong. Belilah untuk kebutuhan 2-3 hari saja, bukan untuk stok satu bulan, agar manfaatnya merata," pesan Gubernur.
Senada dengan Gubernur, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Barat, Sukarman Sumarinton, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan upaya kolaboratif untuk menjaga stabilitas harga pangan.
"Harapan kami tentu di bulan Ramadan ini harga tetap stabil sehingga masyarakat bisa memanfaatkan momen ini. Sedikit banyak ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi sembilan bahan pokok," ungkap Sukarman.
Terkait teknis pelaksanaan, meski penjualan menggunakan sistem kupon dan sempat ada warga yang belum kebagian, pihak Kejati memastikan akan melakukan koordinasi lebih lanjut melalui ketua panitia di lapangan agar distribusi tetap berjalan tertib dan tepat sasaran.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di hari-hari mendatang guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga pangan yang ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....