Alasan Pisang Ijo Jadi Incaran Takjil Ramadan
- 02 Mar 2026 12:21 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pisang ijo menjadi salah satu takjil yang selalu diburu saat Ramadan khususnya di wilayah Sulawesi.
Cita rasanya yang manis dan segar membuat hidangan ini hampir tak pernah absen dari meja berbuka.
Kuliner tradisional ini mudah dikenali dari balutan adonan hijau yang lembut. Warna tersebut berasal dari campuran pandan alami yang memberikan aroma harum dan menggugah selera.
Di dalam balutan adonan terdapat pisang matang yang manis dan legit. Teksturnya yang lembut serta mudah dicerna menjadikannya pilihan tepat untuk berbuka setelah seharian berpuasa.
Pisang ijo biasanya disajikan bersama bubur sumsum dan kuah santan yang gurih. Tambahan sirup merah dan es serut menghadirkan sensasi manis sekaligus menyegarkan saat disantap.
Selain soal rasa, kandungan gula alami pada pisang membantu mengembalikan energi tubuh dengan cepat. Hal ini penting karena tubuh memerlukan asupan nutrisi segera setelah menahan lapar dan dahaga.
Penyajiannya yang dingin juga menjadi daya tarik tersendiri terutama di daerah bercuaca panas. Tak heran jika pisang ijo selalu ramai dicari menjelang waktu berbuka.
Lebih dari sekadar makanan, pisang ijo merupakan bagian dari tradisi kuliner lokal yang terus dijaga. Resep turun-temurun dipertahankan agar cita rasa khasnya tetap lestari di tengah perkembangan kuliner modern.
Hingga kini, pisang ijo tetap menjadi simbol Ramadan di Sulawesi. Perpaduan rasa, manfaat dan nilai tradisi menjadi alasan kuat mengapa takjil ini selalu menjadi incaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....