Perbedaan Awal Ramadhan, Keberagaman yang Harus Dihargai
- 16 Feb 2026 12:45 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan dinilai sebagai bentuk keberagaman yang patut dihargai dan disikapi dengan bijak oleh umat Islam di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Tim Penyusun Hisab dan Rukyat Kemenag Sulbar, Hakim Sy Nira, dalam dialog interaktif RRI Mamuju, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, perbedaan dalam penetapan awal bulan Ramadhan merupakan ciri khas dari negara ini. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan anugerah yang diberikan kepada bangsa Indonesia, sehingga perlu disikapi secara bijak.
"Di antara metode-metode penentuan awal Ramadhan yang dipakai di negeri ini, sesungguhnya kita punya satu ciri khas tersendiri. Jadi kalau ada masyarakat yang berpikir, kenapa kita tidak seperti di negara lain, Saya lalu mengatakan bahwa inilah negeri kita, inilah Indonesia dan apa yang terjadi di negeri kita ini adalah satu rahmat dari Allah untuk kita," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Sulawesi Barat, KH. Wahyun Mawardi, dalam kesempatan yang sama menilai perbedaan tersebut justru menunjukkan kedewasaan umat Islam di Indonesia dalam menyikapi keberagaman. Perbedaan tersebut, dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menghargai pandangan dan keberagaman.
"Adanya perbedaan ini, disitulah kehebatannya umat Islam Indonesia kalau Saya kira, Saya sudah pernah ke Mesir, kemudian ke Saudi, Indonesia ini perlu dicontoh dalam hal etika berbeda. Kita berbeda tapi tidak ada apa-apa, tidak pernah terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, " ujarnya.
"Ini harus menjadi contoh bahwa perbedaannya tidak menjadi masalah dan memang sudah orang sudah tahu bahwa memang ada dua metode ini dan memang ada dasarnya, Nanti yang mana diyakini itu dilaksanakan," jelasnya.
KH. Wahyun Mawardi berharap seluruh jemaah Islam dapat saling berkomitmen untuk menghormati, menghargai, dan tetap menjunjung tinggi toleransi apabila nantinya terdapat perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....