Dialog Halo Sulbar Bahas Keamanan Takjil Ramadan

  • 10 Feb 2026 20:49 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan selama bulan suci Ramadan menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyambut bulan yang penuh berkah bagi umat muslim.

Hal ini dibahas dalam dialog interaktif Halo Sulbar yang mengusung tema Membangun Kesadaran Bersama tentang Keamanan Takjil Ramadan, Selasa, 10 Februari 2026.

Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Anwar, dalam dialog tersebut memaparkan bahwa keamanan takjil yang dijual selama Ramadan perlu mendapat perhatian serius, baik dari sisi penjual maupun pembeli.

“Di mana-mana, para penjual takjil di bulan Ramadan harus memperhatikan tata cara penjualan, termasuk keamanan pangan yang dijual demi melindungi para pembeli,” ujar Anwar.

Ia menekankan pentingnya penerapan standar sanitasi, khususnya pada proses pengolahan makanan.

“Kami terus berupaya mendorong para penjual agar memperhatikan sanitasi, mulai dari kebersihan diri penjual hingga proses pengolahan makanan yang sesuai standar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kebersihan bahan dan penjual menjadi faktor utama dalam menjamin keamanan pangan.

“Bahan pangan harus benar-benar bersih dan segar. Saat mengolah makanan, kebersihan tangan dan tubuh harus dijaga. Kalau perlu, mandi terlebih dahulu sebelum mengolah makanan,” ujarnya.

Terkait pengawasan, Anwar menyebutkan perlunya kolaborasi lintas sektor agar makanan yang dikonsumsi masyarakat selama Ramadan benar-benar aman dan sehat.

“Sebelum membeli takjil, perhatikan kondisi fisiknya. Misalnya, warna yang terlalu mencolok atau makanan yang dihinggapi lalat sebaiknya dihindari,” jelasnya.

Anwar juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memilih takjil. Menurutnya, terdapat ciri-ciri fisik yang dapat menjadi indikator makanan tidak aman.

“Pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif. Kita berharap makanan yang disajikan kepada masyarakat memenuhi standar yang telah ditetapkan, sehingga di bulan puasa ini masyarakat dapat terhindar dari penyakit,” tutup Anwar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....