Euforia Piala Dunia 2026 Picu Harga Ikan di Mamuju Alami Kenaikan
- 20 Jul 2026 15:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Harga sejumlah komoditas ikan di pasar tradisional Kabupaten Mamuju mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju menyebut kenaikan tersebut dipicu berkurangnya pasokan ikan akibat banyak nelayan tidak melaut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Kabupaten Mamuju, Muhammad Yusuf, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pokok yang diterima pihaknya, terjadi peningkatan harga ikan di sejumlah pasar.
Menurutnya, setelah melakukan komunikasi dengan para nelayan, terdapat dua faktor utama yang menyebabkan pasokan ikan menurun. Selain kondisi cuaca yang kurang bersahabat, antusiasme nelayan menyaksikan pertandingan Piala Dunia turut mempengaruhi aktivitas melaut.
"Setelah kami melakukan pendekatan ke nelayan, rupanya salah satu penyebabnya karena Piala Dunia. Menjelang final mereka banyak yang libur. Selain itu memang ombak juga sedikit naik sehingga mereka memilih tidak melaut," kata Yusuf, saat diwawancara di Kantor RRI Mamuju, Senin, 20 Juli 2026.
Dirinya mengakui tingginya antusiasme masyarakat, termasuk nelayan, terhadap ajang sepak bola dunia tersebut menjadi fenomena yang berdampak pada aktivitas penangkapan ikan.
"Dukungan mereka terhadap Piala Dunia luar biasa sampai ada yang tidak melaut. Tapi kondisi itu masih bisa kami maklumi," katanya.
Meski demikian, DKP berharap kondisi tersebut hanya bersifat sementara. Setelah pertandingan final berakhir, para nelayan diharapkan kembali beraktivitas sehingga pasokan ikan di pasar kembali normal dan harga dapat berangsur stabil.
"Harapan kami setelah final tadi malam, teman-teman nelayan sebagai pahlawan pangan di sektor perikanan bisa kembali melaut dan bekerja untuk mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik," tuturnya.
Ia menegaskan ketersediaan ikan sangat penting karena menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Mamuju. Oleh sebab itu, DKP berharap kondisi cuaca segera membaik agar nelayan dapat kembali melaut dengan aman.
"Kami berharap teman-teman nelayan tetap sehat dan bisa kembali bekerja dengan baik. Tentunya yang menjadi prioritas utama adalah kembali mencari ikan di lautan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....