Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar Kamis

  • 18 Mar 2026 05:27 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026. Sidang tersebut berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, dan dipimpin oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

‎Sidang isbat merupakan forum musyawarah nasional yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, ulama, akademisi, pakar astronomi, hingga organisasi masyarakat Islam.

‎Pertemuan ini bertujuan untuk menghasilkan keputusan bersama terkait penetapan Hari Raya Idulfitri bagi umat Islam di Indonesia.

Dalam proses penetapannya, pemerintah menggunakan dua pendekatan utama, yakni metode hisab dan rukyatul hilal. Metode hisab merupakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan, sedangkan rukyatul hilal dilakukan melalui pengamatan langsung hilal di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Pemantauan hilal akan dilaksanakan di sejumlah lokasi dari Aceh hingga Papua. Kegiatan tersebut melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kemenag kabupaten/kota, pengadilan agama, organisasi Islam, serta instansi terkait lainnya.

Berdasarkan data hisab awal Syawal 1447 H, ijtimak diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23 WIB. Sementara itu, ketinggian hilal berada pada kisaran 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, dengan elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik sampai 6 derajat 6 menit 11 detik.

‎Masyarakat diimbau menunggu hasil resmi sidang isbat sebagai rujukan bersama dalam menetapkan Hari Raya Idulfitri.

‎Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta saling menghormati jika terdapat perbedaan metode dalam penentuan awal bulan hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....