Ube vs Taro: Sama-Sama Ungu, ternyata Ini Bedanya

  • 21 Sep 2026 13:40 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Ube dan taro sering dianggap sebagai bahan makanan yang sama karena keduanya identik dengan warna ungu dan kerap digunakan dalam berbagai dessert.

Mulai dari es krim, kue, minuman hingga roti, keduanya memang mudah ditemukan dalam olahan kekinian.

Namun, ube dan taro sebenarnya merupakan dua jenis umbi yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dikenali dari asal tanaman, warna, rasa hingga teksturnya.

Ube Berasal dari Ubi Ungu

Ube merupakan sebutan untuk ubi ungu atau purple yam yang banyak dikenal dalam kuliner Filipina. Secara ilmiah, ube berasal dari spesies Dioscorea alata.

Warna daging ube umumnya ungu cukup mencolok, meski tingkat keunguannya dapat berbeda. Rasanya cenderung manis dengan aroma khas yang sering digambarkan menyerupai perpaduan vanila, kacang dan sedikit rasa kelapa.

Karakter tersebut membuat ube populer sebagai bahan es krim, kue, selai, puding dan berbagai makanan penutup.

Taro Tidak Selalu Berwarna Ungu

Berbeda dengan ube, taro berasal dari tanaman Colocasia esculenta. Di Indonesia, taro lebih dikenal sebagai talas.

Daging talas umumnya berwarna putih atau krem dengan bintik-bintik atau serat keunguan. Rasanya lebih lembut dan cenderung earthy dengan sedikit rasa kacang.

Taro juga banyak digunakan untuk membuat minuman, puding, kue, keripik hingga es krim. Warna ungu pada produk taro yang dijual di pasaran pun tidak selalu berasal dari warna alami umbinya karena dapat menggunakan pewarna tambahan.

Mana yang Lebih Enak?

Jawabannya kembali pada selera. Ube cocok bagi yang menyukai rasa lebih manis dan aroma khas, sementara taro memiliki cita rasa yang lebih ringan dan earthy.

Keduanya sama-sama mengandung karbohidrat dan dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Namun, nilai gizinya bisa berbeda tergantung jenis olahan, terutama jika sudah ditambahkan gula, santan atau bahan lainnya.

Jadi, meski sama-sama populer dengan warna ungu, ube dan taro bukanlah bahan yang sama. Perbedaan rasa dan karakter inilah yang membuat keduanya memiliki penggemar masing-masing dalam dunia kuliner.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....