Jangan Hanya Lari, Ini Manfaat Strength Training untuk Tubuh

  • 31 Agt 2026 19:39 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Olahraga kardio seperti lari dan bersepeda memang populer untuk menjaga kebugaran. Namun, latihan kekuatan otot atau strength training juga tidak kalah penting. Selain membantu membangun otot, latihan ini dapat mendukung metabolisme dan menjaga tubuh tetap kuat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas penguatan otot setidaknya dua kali dalam seminggu. Latihan ini sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas olahraga bersama aktivitas kardio.

Bantu Jaga Metabolisme

Salah satu alasan strength training penting adalah kemampuannya membantu mempertahankan dan meningkatkan massa otot. Otot membutuhkan energi untuk menjalankan fungsinya sehingga komposisi tubuh yang memiliki massa otot lebih baik turut berpengaruh terhadap penggunaan energi sehari-hari.

Hal ini berkaitan dengan basal metabolic rate (BMR), yaitu energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar saat sedang beristirahat.

Latihan kekuatan juga membuat tubuh membutuhkan energi untuk proses pemulihan setelah berolahraga. Meski demikian, besarnya efek terhadap metabolisme berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi oleh jenis serta intensitas latihan.

Bukan Hanya untuk Membentuk Otot

Manfaat strength training tidak berhenti pada metabolisme. Latihan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, menjaga kepadatan tulang, mendukung keseimbangan, serta membuat tubuh lebih siap melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

Bagi orang lanjut usia, latihan penguatan yang dilakukan sesuai kemampuan juga dapat membantu mempertahankan fungsi dan kekuatan tubuh.

Menariknya, latihan kekuatan tidak selalu membutuhkan peralatan khusus. Pemula dapat memulainya dengan gerakan sederhana seperti squat, lunges, push-up yang dimodifikasi, atau latihan menggunakan berat badan sendiri.

Tidak perlu langsung melakukan latihan berat. Konsistensi justru menjadi kunci. Latihan secara rutin dua kali seminggu dapat menjadi awal yang baik, kemudian intensitasnya ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan.

Pada akhirnya, menjaga kebugaran bukan berarti harus memilih antara kardio atau latihan kekuatan. Menggabungkan keduanya dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar, kuat, dan aktif.

Jadi, jika selama ini rutinitas olahraga hanya diisi dengan lari, mungkin sudah waktunya memberikan sedikit ruang untuk strength training.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....