Jangan Asal Diet, Kenali Kebutuhan Nutrisi Tubuh

  • 20 Agt 2026 09:59 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Diet sering dipahami sebagai upaya mengurangi porsi makan atau menghindari jenis makanan tertentu demi menurunkan berat badan. Padahal, diet yang sehat bukan berarti membuat tubuh kekurangan makanan, melainkan mengatur pola makan agar kebutuhan energi dan zat gizi tetap terpenuhi.

Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa pengetahuan dan persepsi seseorang mengenai diet dapat memengaruhi penerapan diet penurunan berat badan. Karena itu, menjalani diet sebaiknya tidak hanya berorientasi pada angka timbangan, tetapi juga memperhatikan kecukupan dan kualitas asupan makanan.

Tubuh membutuhkan berbagai zat gizi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga air. Masing-masing memiliki fungsi penting untuk mendukung aktivitas, pertumbuhan, perbaikan jaringan, serta menjaga berbagai fungsi tubuh. Kebutuhan nutrisi setiap orang juga tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi tubuh, dan tujuan kesehatan.

Oleh sebab itu, pola makan yang cocok untuk satu orang belum tentu sesuai bagi orang lain. Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi melalui pola makan yang beragam dan seimbang.

Dalam menerapkan diet, salah satu hal penting adalah memastikan makanan tetap beragam. Pola makan seimbang dapat mencakup sumber karbohidrat, lauk yang kaya protein, sayuran, buah-buahan, serta air putih yang cukup. Pedoman Gizi Seimbang di Indonesia juga menekankan konsumsi sayur dan buah, protein yang cukup, serta pembatasan makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak.

Dengan demikian, mengatur pola makan bukan berarti menghilangkan kelompok makanan tertentu secara sembarangan, tetapi menyesuaikan jumlah dan jenis makanan dengan kebutuhan tubuh.

Keseimbangan pola makan juga perlu disertai aktivitas fisik. Penelitian terbaru pada mahasiswa di Sulawesi Selatan menemukan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengatur makanan, tetapi juga perlu diimbangi dengan gaya hidup aktif.

Bahkan, penelitian mengenai konsumsi pangan di Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa pola konsumsi yang beragam dan seimbang berperan dalam pemenuhan kebutuhan energi dan protein.

Jadi, sebelum mengikuti tren diet tertentu, kenali terlebih dahulu kebutuhan tubuh dan tujuan yang ingin dicapai. Hindari diet ekstrem yang menghilangkan banyak jenis makanan tanpa pertimbangan kebutuhan gizi. Pilih pola makan yang realistis, beragam, seimbang, dan dapat diterapkan dalam jangka panjang.

Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau membutuhkan penurunan berat badan yang terarah, berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi merupakan langkah yang lebih aman. Ingat, tujuan diet bukan sekadar mendapatkan berat badan ideal, tetapi membangun tubuh yang sehat dengan asupan nutrisi yang cukup dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....