Ribuan Kasus TBC Sulbar Belum terdeteksi, Kasus ini seperti Fenomena Gunung Es

  • 19 Agt 2026 14:45 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID,Mamuju- Kasus Tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Barat masih menjadi perhatian. Hingga saat ini, penemuan kasus oleh Dinas Kesehatan baru mencapai sekitar 1.600 kasus dari target 5.004 kasus yang ditetapkan Kementerian Kesehatan hingga akhir tahun 2026.

Ketua Tim Kerja Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sulawesi Barat, Ririn Handayani, mengatakan capaian tersebut masih jauh dari target. Karena itu, upaya penemuan kasus perlu terus ditingkatkan.

“Kasus TBC ini seperti fenomena gunung es, masih banyak yang belum ditemukan dibanding yang sudah ditemukan,” ungkap Ririn di Mamuju, Rabu 19 Agustus 2026.

Menurut Ririn, penemuan kasus TBC di Sulbar masih cenderung dilakukan secara pasif. Sebagian besar masyarakat baru mendatangi fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan. Kondisi ini menjadi tantangan dalam menemukan penderita TBC yang belum terdeteksi.

Selain rendahnya penemuan kasus, stigma masyarakat juga menjadi kendala besar dalam penanggulangan TBC di Sulbar. Masih banyak warga yang menganggap TBC sebagai penyakit keturunan, akibat guna-guna, bahkan sebagai kutukan.

“Yang paling berat ini adalah stigmanya. Masih banyak masyarakat yang bilang penyakit TBC ini adalah keturunan, guna-guna, bahkan dibilang kutukan,” kata Ririn.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Sulbar saat ini terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Pihaknya juga memperkuat pelibatan lintas sektor, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk membantu penemuan kasus di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....