Kenali Ciri Awal Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai
- 11 Agt 2026 14:25 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Asam urat atau gout merupakan salah satu bentuk radang sendi yang terjadi ketika kristal monosodium urat menumpuk di persendian. Kondisi ini umumnya diawali oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah atau hiperurisemia.
Namun, kadar asam urat yang tinggi tidak selalu langsung menimbulkan keluhan. Ketika kristal mulai mengendap dan memicu peradangan, barulah gejala seperti nyeri dan pembengkakan dapat muncul.
Salah satu ciri yang paling khas adalah nyeri sendi yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sangat kuat, bahkan sering terjadi pada malam atau dini hari. Sendi ibu jari kaki merupakan lokasi yang paling sering mengalami serangan, meskipun pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku juga dapat terkena.
Rasa nyeri biasanya berkembang dengan cepat dan dapat terasa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk ketika berjalan atau menggerakkan sendi.
Selain rasa sakit, perhatikan pula perubahan pada sendi yang terkena. Pembengkakan, kemerahan, rasa panas, dan nyeri ketika disentuh merupakan tanda lain yang sering menyertai serangan gout. Kulit di sekitar sendi bahkan dapat terlihat lebih mengilap akibat pembengkakan dan peradangan.
Pada sebagian kasus, serangan juga dapat disertai demam. Karena gejalanya dapat menyerupai beberapa jenis radang sendi lainnya, keluhan tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai asam urat tanpa pemeriksaan.
Gejala awal juga dapat ditandai dengan sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan. Setelah nyeri hebat berkurang, rasa tidak nyaman pada sendi masih dapat bertahan selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
Jika serangan terjadi berulang dan kadar asam urat tidak dikendalikan, penumpukan kristal dapat berkembang menjadi gout kronis dan menyebabkan kerusakan sendi. Pada tahap lanjut, dapat muncul tofus, yaitu benjolan akibat endapan kristal urat di bawah kulit.
Mengenali gejala sejak awal penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat. Nyeri sendi mendadak, terutama jika disertai bengkak, kemerahan, rasa panas, atau demam, sebaiknya diperiksakan kepada tenaga kesehatan untuk memastikan penyebabnya.
Pemeriksaan dapat mencakup penilaian gejala dan kondisi sendi serta pemeriksaan kadar asam urat dan pemeriksaan lain sesuai kebutuhan. Perlu diingat, tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi mengalami serangan gout, sehingga diagnosis tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan hasil pemeriksaan asam urat saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....