Capaian TBC Sulbar 41 Persen, Terapi Pencegahan Kontak Erat Digencarkan
- 10 Agt 2026 11:43 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memacu program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) untuk memutus rantai penularan di masyarakat. Hingga Juli tahun ini, capaian penemuan kasus TBC di wilayah Sulawesi Barat telah menembus angka 41 persen atau sekitar 2.000 lebih penderita dari target nasional yang ditetapkan.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulbar, Nursyamsi Rahim mengungkapkan bahwa target penemuan kasus TBC untuk Provinsi Sulawesi Barat tahun ini dipatok sebanyak 5.002 kasus.
Ia menjelaskan, dari total kasus yang berhasil ditemukan tersebut, fokus utama penanganan selanjutnya adalah pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT) secara ketat kepada kelompok rentan, khususnya kontak erat yang tinggal serumah dengan penderita.
"Kondisi kita sekarang ada target penemuan sebanyak 5.002 kasus. Sampai Juli ini sudah kita temukan sekitar 2.000 lebih kasus atau mencapai 41 persen," ujar Nursyamsi di Mamuju, Minggu 9 Agustus 2026.
Ia menambahkan bahwa Pemberian TPT kepada kontak erat serumah menjadi langkah krusial dan wajib dilakukan agar kuman TBC tidak menyebar lebih luas ke anggota keluarga lainnya.
"Setiap kasus penderita yang ditemukan pasti ada kontak erat serumah yang perlu kita berikan terapi pencegahan TBC. Langkah ini wajib kita lakukan karena menjadi strategi inti penanggulangan TBC dalam memutus mata rantai penularannya," tegasnya.
Melalui pemberian terapi pencegahan yang agresif, Pemprov Sulbar optimistis dapat mengendalikan penularan serta mencapai target eliminasi TBC yang ada di Sulbar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....