Jangan di Skip! Bahaya Gigi Berlubang yang Kerap Diabaikan Banyak Orang
- 21 Jul 2026 11:30 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Gigi berlubang kerap dianggap sebagai masalah sepele, apalagi jika belum menimbulkan rasa sakit. Padahal, kerusakan gigi yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi infeksi serius hingga menyebabkan kehilangan gigi.
Kementerian Kesehatan RI bahkan menyebut masalah kesehatan gigi masih menjadi salah satu keluhan terbanyak di masyarakat.
Berikut beberapa bahaya gigi berlubang yang perlu diwaspadai:
1. Tidak Selalu Menimbulkan Rasa Sakit
Pada tahap awal, gigi berlubang umumnya hanya merusak lapisan email gigi sehingga sering kali tidak disertai nyeri. Karena tidak menimbulkan keluhan, banyak orang menunda memeriksakan diri ke dokter gigi hingga kerusakan semakin parah.
2. Lubang Akan Semakin Membesar
Tanpa perawatan, bakteri akan terus mengikis lapisan gigi hingga mencapai dentin dan saraf gigi. Akibatnya, gigi menjadi sensitif terhadap makanan atau minuman panas, dingin, maupun manis, kemudian berkembang menjadi nyeri hebat.
3. Berisiko Menyebabkan Infeksi dan Abses
Infeksi yang mencapai akar gigi dapat memicu terbentuknya abses atau kantong nanah. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan pada gusi, pipi, atau wajah, disertai nyeri berdenyut dan terkadang demam. Jika tidak ditangani, infeksi dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya.
4. Mengganggu Aktivitas Sehari-hari
Sakit gigi akibat lubang yang dalam dapat membuat penderitanya sulit mengunyah makanan, berbicara, hingga tidur nyenyak. Pada anak-anak, kondisi ini dapat memengaruhi nafsu makan, tumbuh kembang, dan konsentrasi belajar.
5. Berujung pada Perawatan yang Lebih Rumit
Lubang kecil umumnya cukup ditangani dengan penambalan. Namun jika kerusakan sudah mencapai saraf, pasien mungkin memerlukan perawatan saluran akar.
Bila gigi tidak lagi dapat dipertahankan, pencabutan menjadi pilihan terakhir.
6. Kehilangan Gigi
Gigi yang dicabut dan tidak segera diganti dapat mengganggu fungsi mengunyah, berbicara, serta menyebabkan pergeseran susunan gigi lainnya.
Hal ini juga dapat memengaruhi kualitas hidup dalam jangka panjang.
Cara Mencegah Gigi Berlubang
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan beberapa langkah sederhana untuk mencegah gigi berlubang, yaitu:
- Menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur, menggunakan pasta gigi berfluoride.
- Mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.
- Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi bila diperlukan.
- Memeriksakan kesehatan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, meski tidak ada keluhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....