Waspada Asupan Gula dan Garam Berlebih, di Balik Manisnya Kecap

  • 18 Jul 2026 06:16 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Rasanya yang manis seringkali membuat orang lupa bahwa dalam sebotol kecap terdapat kandungan gula dan garam yang cukup tinggi, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kecap menjadi salah satu bumbu favorit di meja makan masyarakat Indonesia, mulai dari nasi goreng, mi, bakso, sate, hingga aneka lauk seringkali menggunakan kecap sebagai salah satu bahan baku hidangannya. Banyak orang juga memiliki kebiasaan menambahkan kecap pada hampir setiap makanan, bahkan sebelum mencicipinya terlebih dahulu. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat meningkatkan asupan gula dan natrium harian.

Jika dilakukan terus-menerus dalam jumlah berlebihan, kebiasaan menambahkan kecap dalam setiap makanan dapat berkontribusi terhadap meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung, terutama bila disertai pola makan yang kurang seimbang.

Oleh karena itu, Anda diimbau untuk mengkonsumsi kecap secukupnya sebagai pelengkap rasa, bukan sebagai bahan utama yang mendominasi makanan. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk lebih cermat membaca informasi nilai gizi pada kemasan produk, termasuk dengan memerhatikan kandungan gula dan natrium agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan harian.

Bagi Anda yang sudah terlanjut adiktif dengan manisnya citarasa pada kecap, dapat mencoba memperkaya cita rasa masakan menggunakan bumbu alami seperti bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, serai, lada, cabai, atau perasan jeruk nipis. Selain memberikan aroma dan rasa yang khas, bumbu alami juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bumbu siap pakai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....