Amankah Tempat Tidur yang Menempel pada Tembok Kamar Mandi?
- 21 Jun 2026 04:53 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Menempatkan tempat tidur menempel pada tembok yang berbatasan langsung dengan kamar mandi umumnya tidak berbahaya. Namun, masyarakat perlu memperhatikan kondisi kelembapan pada dinding untuk mencegah munculnya jamur.
Menurut World Health Organization (WHO), kelembapan yang menetap pada bangunan dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroorganisme lain di dalam ruangan. Kondisi tersebut diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan pernapasan, alergi, dan asma.
Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut jamur dapat tumbuh pada area yang memiliki kelembapan berlebih, termasuk dinding yang mengalami rembesan air. Karena itu, sumber kelembapan perlu segera diatasi untuk mencegah pertumbuhan jamur di dalam rumah.
CDC juga menjelaskan bahwa paparan lingkungan yang lembap dan berjamur dapat menyebabkan hidung tersumbat, batuk, iritasi mata, hingga reaksi alergi pada sebagian orang. Risiko tersebut cenderung lebih tinggi pada penderita asma dan individu yang sensitif terhadap jamur.
Oleh karena itu, pemilik rumah disarankan untuk rutin memeriksa kondisi tembok yang berbatasan dengan kamar mandi. Tanda-tanda seperti cat mengelupas, bercak hitam, bau apek, atau dinding yang terasa lembap perlu segera ditangani.
Memberikan sedikit jarak antara tempat tidur dan tembok juga dapat membantu menjaga sirkulasi udara. Selain itu, ventilasi atau exhaust fan pada kamar mandi dapat membantu mengurangi penumpukan uap air yang berpotensi meningkatkan kelembapan ruangan.
Dengan demikian, tempat tidur yang berada di dekat tembok kamar mandi tetap aman digunakan selama dinding dalam kondisi kering dan bebas rembesan. Yang perlu diwaspadai bukan posisi tempat tidurnya, melainkan kelembapan yang dapat memicu pertumbuhan jamur dan menurunkan kualitas udara di dalam rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....