Risiko Memendam Emosi, Perempuan Diimbau Segera Cari Bantuan
- 24 Mei 2026 11:41 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Memendam emosi terlalu lama berisiko mendorong seseorang menyakiti diri sendiri, sehingga perempuan diimbau segera mencari bantuan profesional ketika merasa tidak baik-baik saja.
Founder jalanceritamu.id, Agfie Nurani, mengungkapkan ada banyak perempuan yang datang ke komunitasnya dengan kondisi emosi penuh, sebagian bahkan pernah berada di tahap hampir menyakiti diri sendiri sebelum mendapat pendampingan.
“Biasanya kalau dia sudah kelihatan takutnya ke arah-arah yang negatif, takutnya menyakiti diri sendiri, itu kan berbahaya,” ujar Agfie dalam Dialog Ngobrol Bareng Komunitas RRI Mamuju, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, jalur penanganan yang disarankan adalah merujuk klien terlebih dahulu ke psikolog atau psikiater untuk proses penyembuhan medis, sebelum kemudian mengikuti sesi hipnoterapi yang berfokus pada pemulihan emosi.
“Urutannya biasanya dari psikolog dulu, psikolog dan psikiater menyembuhkan, hipnoterapi memulihkan, jadi kita arahkan ke psikolog dulu,” jelasnya, menekankan pentingnya alur rujukan yang tepat agar risiko tidak bertambah berat.
Menurut Agfie, memendam emosi sama seperti menumpuk beban di dalam “tangki” yang suatu saat bisa meledak, baik ke diri sendiri maupun ke orang terdekat, sehingga ruang curhat yang aman menjadi kebutuhan mendesak bagi banyak perempuan.
Ia menambahkan, jalanceritamu.id menerapkan skrining sebelum menerima klien untuk memastikan kasus yang ditangani masih bisa dibantu dengan hipnoterapi, dan tidak ragu menyarankan klien berobat ke tenaga profesional lain bila diperlukan.
Agfie mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak menyepelekan tanda-tanda kelelahan emosional, segera bercerita kepada orang terpercaya atau tenaga profesional, serta mulai mempraktikkan cara-cara pulih yang tenang dan positif.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....