Air Es Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Dokter yang Membantah Mitos Lama

  • 25 Mei 2026 10:48 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO,ID, Mamuju - Mitos tentang air es yang disebut-sebut dapat membuat tubuh menjadi gemuk masih sering dipercaya masyarakat.

Tidak sedikit orang yang menghindari minuman dingin karena khawatir lemak di dalam tubuh akan membeku dan menyebabkan berat badan naik. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak benar secara medis.

Dokter sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Noah Jefferson Permana, membantah mitos tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya, @noahpermana.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa air es tidak membuat tubuh menjadi gemuk maupun menyebabkan lemak membeku di dalam tubuh.

Menurut dr. Noah Jefferson Permana, penyebab utama kenaikan berat badan adalah ketidakseimbangan antara jumlah kalori yang masuk dan kalori yang dibakar tubuh.

Artinya, seseorang akan mengalami kenaikan berat badan jika terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman tinggi kalori, bukan karena suhu air yang diminum.

“Air es bikin gemuk” dan “air es bikin lemak beku” hanyalah mitos yang sudah lama beredar. Faktanya, tubuh manusia memiliki sistem pengatur suhu alami.

Saat air dingin masuk ke tubuh, suhu tersebut akan segera disesuaikan sehingga lemak tidak mungkin membeku hanya karena minum air es.

Dalam unggahan tersebut, dr. Noah juga menjelaskan bahwa air dingin justru dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih cepat.

Ketika lambung terisi air dingin, tubuh merespons dengan sinyal kenyang yang kemudian diteruskan ke otak.

Hal ini membuat nafsu makan lebih terkontrol dan membantu mengatur porsi makan.

Karena itulah, air putih dingin bahkan bisa membantu seseorang yang sedang menjalani program diet atau menjaga berat badan ideal.

Selama yang dikonsumsi adalah air putih tanpa tambahan gula, air dingin hampir tidak memiliki kalori yang dapat memicu kenaikan berat badan.

Kesalahpahaman biasanya muncul karena banyak minuman dingin yang beredar di pasaran mengandung gula tinggi, seperti es teh manis, soda, kopi susu atau minuman kekinian lainnya.

Kandungan gula dan kalorinya lah yang sebenarnya menjadi penyebab berat badan naik, bukan suhu dinginnya.

Meski begitu, konsumsi air es tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Sebagian orang dengan gangguan tenggorokan, gigi sensitif atau masalah lambung mungkin merasa kurang nyaman saat mengonsumsi minuman terlalu dingin.

Jadi, kesimpulannya, minum air es tidak membuat tubuh menjadi gemuk. Penjelasan dari dr. Noah Jefferson Permana menegaskan bahwa pola makan, jumlah kalori, dan gaya hidup sehari-hari tetap menjadi faktor utama dalam menentukan berat badan seseorang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....