Perbedaan Setiap Golongan Darah: Kelebihan dan Kekurangannya

  • 18 Apr 2026 13:09 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Golongan darah dibagi berdasarkan ada/tidaknya antigen A, B di sel darah merah + faktor Rhesus (Rh). Ini nentuin 4 golongan utama: A, B, AB, O.

Masing-masing punya ciri khusus, terutama soal transfusi dan beberapa risiko kesehatan.

Catatan penting: Kelebihan/kekurangan soal penyakit masih hasil studi populasi. Bukan vonis individu ya. Gaya hidup tetap faktor paling besar.

1. Golongan Darah A

Ciri: Punya antigen A di sel darah merah, antibodi anti-B di plasma.

Jenis: A+ lebih umum, A- lebih langka.

Kelebihan yang sering ditemukan di penelitian:

  • Donor untuk A & AB: Bisa donor ke sesama A dan AB
  • Risiko lebih rendah: Beberapa studi kaitkan golongan A dengan risiko lebih rendah terkena infeksi malaria berat dibanding O
  • Pembekuan darah baik: Cenderung punya faktor pembekuan yang efisien

Kekurangan/Risiko yang dilaporkan:

  • Risiko kanker lambung: Meta-analisis menunjukkan golongan A sedikit lebih tinggi risiko kanker lambung dibanding O
  • Penyakit jantung: Ada kaitan dengan risiko penyakit jantung koroner yang sedikit lebih tinggi
  • COVID-19: Studi awal pandemi 2020 mengaitkan golongan A dengan gejala lebih berat, meski bukti terbaru tidak konsisten
  • Stres: Kadar hormon kortisol cenderung lebih tinggi, katanya lebih mudah cemas

Transfusi:

Terima dari: A, O

Donor ke: A, AB

2. Golongan Darah B

Ciri: Punya antigen B, antibodi anti-A di plasma.

Fakta unik: Paling banyak di Asia Tengah dan India, cukup langka di Eropa.

Kelebihan yang sering ditemukan:

  • Sistem imun fleksibel: Disebut lebih adaptif terhadap beberapa jenis bakteri
  • Risiko ulkus lebih rendah: Cenderung lebih rendah risiko tukak lambung dibanding O
  • Metabolisme: Beberapa teori diet menyebut golongan B lebih toleran terhadap produk susu

Kekurangan/Risiko yang dilaporkan:

  • Diabetes tipe 2: Beberapa studi Eropa & Asia mengaitkan golongan B dengan risiko sedikit lebih tinggi
  • Penyakit jantung: Sama seperti A, ada kaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular lebih tinggi dari O
  • Infeksi: Lebih rentan terhadap infeksi http://E.coli tertentu

Transfusi:

Terima dari: B, O

Donor ke: B, AB

3. Golongan Darah AB

Ciri: Punya antigen A & B, tidak punya antibodi anti-A atau anti-B.

Status: Paling langka di sistem ABO, ∼4% populasi dunia.

Kelebihan yang sering ditemukan:

  • Penerima universal plasma: Plasma AB bisa diberikan ke semua golongan karena tidak mengandung antibodi
  • Risiko ulkus rendah: Sama seperti A, risiko tukak lambung lebih rendah dari O
  • Memori: Satu studi 2014 di Neurology mengaitkan AB dengan risiko gangguan kognitif lebih tinggi, tapi sekaligus dianggap “gabungan keunggulan A dan B” dalam teori diet

Kekurangan/Risiko yang dilaporkan:

  • Pembekuan darah: Punya kadar faktor pembekuan VIII paling tinggi. Risiko penggumpalan darah & stroke sedikit meningkat
  • Penyakit jantung: Risiko paling tinggi di antara semua golongan darah menurut meta-analisis 2012
  • Preeklamsia: Ibu hamil AB punya risiko preeklamsia lebih tinggi
  • Sulit cari donor darah: Karena langka, stok AB di PMI sering menipis

Transfusi:

Terima dari: Semua golongan = penerima universal sel darah merah

Donor ke: Hanya AB

4. Golongan Darah O

Ciri: Tidak punya antigen A/B, tapi punya antibodi anti-A & anti-B.

Status: Paling umum di dunia, ∼45% populasi.

Kelebihan yang sering ditemukan:

  • Donor universal sel darah merah: O negatif bisa donor ke semua golongan. Paling dicari saat darurat
  • Risiko kanker pankreas & lambung: Konsisten lebih rendah dibanding A, B, AB di banyak studi
  • Penyakit jantung: Risiko paling rendah di antara 4 golongan darah utama
  • Malaria: Lebih tahan terhadap malaria berat karena parasit sulit menempel di sel darah O

Kekurangan/Risiko yang dilaporkan:

  • Tukak lambung: Risiko 35% lebih tinggi karena lebih rentan infeksi H. pylori
  • Kolera: Lebih berat saat terinfeksi kolera
  • Pembekuan darah: Kadar faktor von Willebrand & faktor VIII paling rendah. Darah lebih “encer”, risiko perdarahan lebih tinggi setelah cedera
  • Masalah fertilitas: Beberapa studi kecil mengaitkan wanita O dengan cadangan sel telur lebih rendah, tapi masih kontroversial

Transfusi:

Terima dari: Hanya O

Donor ke: Semua golongan = donor universal

Hal Penting untuk Diingat

  1. Ini soal probabilitas, bukan takdir. Golongan darah O tetap bisa kena jantung kalau merokok dan malas gerak. Golongan AB tetap bisa sehat sampai tua kalau pola hidupnya bagus.
  2. Data masih berkembang. Banyak studi soal golongan darah & penyakit hasilnya beda-beda tiap populasi.
  3. Yang paling penting: Tahu golongan darahmu untuk keperluan transfusi, donor, dan kehamilan. Untuk kesehatan sehari-hari, fokus ke makan gizi seimbang, olahraga, kelola stres, dan cek kesehatan rutin.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....