Mengenal Tiga Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan

  • 17 Apr 2026 13:56 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Diabetes Mellitus masih menjadi salah satu penyakit tidak menular dengan angka risiko kematian cukup tinggi di Indonesia, namun tidak sedikit orang yang baru menyadari dirinya mengidap diabetes setelah kondisi sudah cukup serius.

Padahal, tubuh sebenarnya telah memberikan sinyal sejak awal melalui tiga gejala klasik yang dikenal dengan istilah 3P.

Tiga gejala tersebut adalah poliuria, polidipsia, dan polifagia. Poliuria ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama di malam hari. Kondisi ini terjadi karena tubuh berusaha membuang kelebihan gula melalui urine.

Sementara itu, polidipsia adalah rasa haus yang berlebihan dan terus-menerus, bahkan setelah banyak minum. Hal ini dipicu oleh kehilangan cairan akibat sering buang air kecil.

Gejala ketiga, polifagia, adalah rasa lapar yang berlebihan. Meskipun seseorang sudah makan, tubuh tetap merasa kekurangan energi.

Hal ini terjadi karena glukosa yang seharusnya menjadi sumber energi tidak dapat digunakan secara optimal oleh sel tubuh akibat gangguan insulin.

Ketiga gejala ini sering kali dianggap sepele dan banyak orang mengira sering haus karena cuaca panas, sering lapar karena aktivitas padat atau sering buang air kecil karena banyak minum. Padahal, jika ketiganya muncul secara bersamaan dan berlangsung terus-menerus, hal ini patut diwaspadai sebagai tanda awal diabetes.

Sayangnya, masyarakat sering bersikap abai terhadap tiga gejala klasik ini dan baru memeriksakan kondisi kesehatannya saat sudah muncul gejala lanjutan.

Mengabaikan gejala 3P dapat berdampak serius, karena tanpa penanganan yang tepat diabetes dapat memicu berbagai komplikasi seperti gangguan pada mata, ginjal, saraf, hingga penyakit jantung.

Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....