Zona Waspada, 10.801 Warga Sulbar Terdiagnosis Diabetes
- 17 Apr 2026 12:43 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sebanyak 138.379 penduduk telah menjalani skrining penyakit tidak menular sepanjang 2025 yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat atau sekitar 16 persen dari total populasi. Dari jumlah tersebut, 10.801 orang terdiagnosis menderita diabetes mellitus atau sekitar 7,8 persen dari total peserta skrining di Provinsi ke-33 ini.
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Asra Nur, mengatakan tren kasus diabetes saat ini menunjukkan kondisi yang perlu menjadi perhatian serius.
“Tren angka diabetes sangat mengkhawatirkan. Pada tahun 2024, Indonesia memiliki lebih dari 20 juta penderita dan menempati peringkat kelima terbanyak di dunia,” kata dr. Asra Nur, saat menjadi narasumber di dialog RRI Mamuju, Jumat 17 April 2026.
Ia menjelaskan, prevalensi diabetes secara nasional diperkirakan terus meningkat. Bahkan pada 2026, prevalensinya diproyeksikan mencapai lebih dari 12,5 persen pada populasi dewasa, dipengaruhi perubahan gaya hidup serta peningkatan usia harapan hidup masyarakat.
Menurutnya, peningkatan jumlah penderita diabetes tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi menambah beban sistem kesehatan nasional akibat komplikasi penyakit yang ditimbulkan.
Berdasarkan data program Penyakit Tidak Menular (PTM), faktor risiko yang paling sering ditemukan pada penderita diabetes antara lain obesitas atau kelebihan berat badan, pola makan tidak sehat yang tinggi gula, garam, dan lemak namun rendah serat, serta kurangnya aktivitas fisik dan riwayat keluarga.
“Hipertensi sering ditemukan bersamaan sebagai faktor risiko yang saling memperburuk kondisi penderita diabetes,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Asra Nur mengungkapkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap penyakit diabetes masih rendah. Data tahun 2024 menunjukkan sekitar 73,2 persen penderita diabetes di Indonesia belum mengetahui kondisi mereka, sehingga hanya sekitar satu dari empat orang yang menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit tersebut.
Angka tersebut, kata dia, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang berada di kisaran 42,8 persen.
Dinas Kesehatan Sulawesi Barat pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran melakukan skrining kesehatan secara rutin, menerapkan pola hidup sehat, serta memperbanyak aktivitas fisik sebagai langkah pencegahan dini terhadap diabetes dan komplikasinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....