RSUD Wonomulyo Belum Punya Vaksin Rabies, Pasien Dirujuk ke RS Lain

  • 23 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Korban gigitan anjing di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, terpaksa dirujuk ke RSUD Andi Depu karena RSUD Pratama Wonomulyo belum memiliki vaksin anti-rabies.

Direktur RSUD Pratama Wonomulyo, dr. Arfah Rahman, dalam wawancara usai menghadiri silaturahmi Open House di Rujab Gubernur, Minggu, 22 Maret 2026, mengatakan kasus ini mencuat usai seorang anak digigit anjing di area persawahan Desa Banua Baru dan segera dibawa ke RSUD Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, rumah sakit tidak dapat menangani sepenuhnya karena ketersediaan vaksin anti-rabies belum ada di fasilitas tersebut.

"Untuk ketersediaan vaksin sendiri di RSUD Wonomulyo itu kayaknya belum, ini belum ada, jadi kita rujuk ke fasilitas RSUD Andi Depu yang lebih lengkap," ujar dr. Arfah.

Kondisi korban dilaporkan selamat dan tidak menunjukkan gejala rabies yang parah, sehingga pihak rumah sakit menduga anjing tersebut bukan termasuk hewan yang terinfeksi virus rabies.

"Kami juga belum mengetahui pasti apakah memang anjing tersebut memang anjing gila atau memang anjing yang karena diganggu makanya dia menggigit," tambahnya.

Pasca kejadian, beberapa anjing yang diduga berbahaya di sekitar lokasi telah berhasil ditangkap untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

dr. Arfah juga mengimbau orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain jauh ke area persawahan guna menghindari risiko serupa di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....